Kamis, 17 Oktober 2013

Remaja Di Era Globalisasi



Menurut asal katanya, kata globalisasi diambil dari kata global, yang maknanya ialah universal. Globalisasi adalah penyebaran unsur-unsur baru yang menembus dimensi waktu maupun tempat dengan melalui berbagai cara dengan kata lain globalisasi dapat didefinisikan sebagai suatu kondisi dimana hilangnya batas ruang dan waktu akibat kemajuan zaman. Globalisasi juga dapat diartikan sebagai suatu proses tatanan masyarakat yang mendunia dan tidak mengenal batas wilayah. Dengan hadirnya unsur-unsur baru tersebut tentu memungkinkan memberikan pengaruh bagi negara-negara yang melaksanakan proses globalisasi tersebut pengaruh yang diberikn sendiri meliputi dua sisi yaitu pengaruh positif dan pengaruh negatif. 
Dalam arikel ini kita akan membahas secara lebih spesifik mengenai pengaruh globalisasi. Kita akan membahas mengenai pengaruh globlisasi terhadap remaja khususnya remaja Indonesia. Tak dapat dipungkiri kita telah banyak menyaksikan beragam tingkah remaja di Indonesia tidak terlepas dari pengaruh-pengaruh budaya asing yang telah masuk ke Indonesia contohnya saja pada anak usia SD sudah banyak yang membawa telepom genggam bahkan computer tablet sebagai alat permainannya sedangkan pada usia yang identik dengan istilah ABG (Anak Baru Gede) pengaruh globalisasi dapat terlihat dari gaya busana yang nampak mendominasi adalah budaya barat.
Dari satu sisi hal tersebut merupakan suatu kemajuan bagi anak agar tidak tertinggal dengan kemajuan zaman namun, jika minimnya selektifitas dari orang tua dalam mengawasi atau mengontrol hal-hal yang terjadi pada anak tersebut tentu kemungkinan adanya pengaruh-pengaruh negatif yang tidak dapat dielakan. Maka sebagai orang tua perlu memiliki sensitivitas tinggi dalam perkembangan anaknya terutama pada situasi globalisasi yang tanpa batas seperti sekarang. Sesuai dengan satu pribahasa lebih baik mencegah daripada mengobati. Sebelum anak-anak melampaui batas pergaulan maka sebagai orang tua telah lebih dulu mampu memberikan pagar atau batasan-batasan bagi anak agar terhindar dari hal-hal yang bersifat negatif. Semoga bermanfaat J J J

Selasa, 15 Mei 2012

Budaya dan Pendidikan


I Love Indonesia
 Mengapa budaya indonesia dan pendidikan Indonesia sangat penting untuk diintegrasikan?

Sebab kebudayaan merupakan akar dari sebuah konstruksi sosial yang bisa mempengaruhi masyarakat untuk lebih maju melalui pendidikan. Namun, kondisi pendidikan saat ini tidak cukup kuat untuk berperan dalam sebuah konstruksi sosial sebab hanya menekankan pada konsep the culture of survival yang belum mengarah pada konsep the culture of liberation. 

Apakah makna dari the culture of liberation? 

Pendidikan yang ditujukan untuk memerdekakan dan membudayakan masalah budaya. Kenyataan yang ada pada pendidikan saat ini adalah penekanan pada satu aspek kognitif akademik yang terlihat pada UAN dan Olimpiade yang belum tentu memberikan dampak positif pada tiap siswa yang memiliki jenis kecerdasan yang berbeda-beda.

Pada dasarnya, pendidikan adalah upaya untuk memajukan pergeseran budaya dan kebudayaan masyarakat sekaligus meningkatkan tingkat peradaban. Seharusnya pendidikan juga mencakup lingkup kehidupan masyarakat dan kebudayaan dan tidak terbatas pada lingkup kelas yang diselenggarakan oleh Departemen Pendidikan Nasional.

Menyikapi keanekaragaman budaya, suku dan ras, sangatlah penting untuk melibatkan pendidikan kewarganegaraan dalam memajukan kualitas berbangsa. Materi ini mencakup pluralism yang mana menghargai perbedaan, pelaksanaan belajar dengan teknik kolaboratif dan kekreatifitasan. Pendidikan kewarganegaraan tersebut memang ditujukan untuk mengajarkan generasi muda akan pentingnya nilai kewarganegaraaan dalam rangka menyebutkan identitas nasional.

Difraksi Bunyi

Difraksi adalah Pembelokan berkas yang hingga batas tertentu selalu terjadi ketika sebagian muka gelombang dibatasi. (Tipler, 1998 : 533). Difraksi dialami oleh setiap gelombang baik gelombang mekanik (misalnya gelombang air,gelombang bunyi) maupun gelombang elektromagnetik (misalnya gelombang cahaya).

Peristiwa difraksi pada bunyi lebih nyata dari cahaya oleh karena panjang gelombang bunyi audio lebih besar/panjang dari pada cahaya tampak. Difraksi adalah gejala akustik yang menyebabkan gelombang bunyidibelokkan atau dihamburkan sekeliling penghalang, seperti sudut, kolom, tembok dan balok. Pembelokan gelombang bunyi sampai batas tertentu terjadi ketikasebagian muka gelombang dibatasi.

Difraksi lebih nyata pada frekuensi rendah disbanding frekuensi tinggi, karena panjang gelombang bunyi yang dapat didengar terentang dari beberapa sentimeter sampai beberapa meter dan sering kali cukup besar dibandingkan dengan lubang atau perintang, maka pembelokan gelombang bunyi di sekitar suatu pojokan merupakan suatu fenomena biasa. (Leslie L. Doelle.1985:28)

Minggu, 06 Mei 2012

Nyanyian Jangkrik Bersyair Kesepian


tak ada apa-apa malam ini.
masih seperti biasa,

bintang berdamping bulan,
langit masih saling menatap dengan bumi,
angin sibuk menggoda pepohonan,
dan dingin masih menjadi tamu istimewah sang malam..

tak ada apa- apa malam ini..
masih seperti biasa,

Jangkrik bernyanyi,
bernyanyi dengan syair- syair kesepian..

uh, kasian jangkrik
masih kesepian tak berkawan..

oh .. jangkrik
mari ku peluk malam ini,
karna aku pun sama..

malam ini, kita berkawan

“menyatu dalam sepi”

Jumat, 04 Mei 2012

 Dendam Dalam-Dalam dalam Cinta

 Luka Dalam
cinta, tak hanya lumpuhkan logika.
tak hanya terbodohi olehnya

cinta singgah membuat cerita.

indah sempurna, bersisa luka

Tuhan, aku dibodohi.

malu aku pada tembok tetangga yg berlumut

ada luka berbungkus cinta,

kena aku ditipunya.


hei cinta, sudah membodohi dan menipu

masih saja kau ingin memperbudak
aku dendam, Tuhan..

dendam dalam- dalam didalam cinta,
karna cinta membuat luka dalam- dalam.

tak nampak, tak terjamah.

terasa sakit namun tak bisa terobati
oh, cinta membungkus luka bak kado tuk h
idup.
 Teranglah Aku dengan Cahaya Seadanya

Tuhan, Aku tak pernah berharap lebih terang dari malam..

karena malam pun telah nampak sempurna
Berhias bintang,
Berkawan bulan..




Tuhan, teranglah aku dengan cahaya seadanya...

tak usah melebihi malam,
cukup cahaya seadanya..

cukup, cahaya- cahaya yang menyempurnakan indahku dan bahagiaku..